Istilah “atom” (a = tidak; tomos =
potong; tidap dapat dibagi) pertama kali dikemukakan oleh ahli filsuf Yunani
Demokritus (460-370 SM) untuk menyataka keberadaan partikel terkecil dari suatu
materi yang tidak dapat dibagi lagi.
Seiring dengan perkembangan peralatan
eksperimen maka setelah 2000 tahun berlalu, maka teori atom semakin berkembang.
Pekembangan teori atom tersebut diantaranya:
Gambar 3.1
Democritus
Sumber : http://the-history-of-the-atom.wikispaces.com
1. TEORI ATOM DEMOCRITUS
Sekitar 450
tahun sebelum Masehi ahli filsafat Yunani Demokirtus menyatakan bahwasanya atom
merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi. (pendapat ini
merupakan asli pendapat Demokritus dari pemikiran, bukan melalui percobaan).
2.
TEORI
ATOM DALTON
Pada tahun
1808 seorang guru kimia dari Inggris John Dalton (1766-1844) mengajukan
pemikiran tentang atom yang dikenal dengan istilah “model atom Dalton” dengan
intisari sebagai berikut:
a)
Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah
tidak dapat dibagi lagi.
b)
Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil,
suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
c)
Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan
perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom
hidrogen dan atom-atom oksigen.
Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan
atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan
atau dimusnahkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar