Kamis, 18 Desember 2014

teori atom



Istilah “atom” (a = tidak; tomos = potong; tidap dapat dibagi) pertama kali dikemukakan oleh ahli filsuf Yunani Demokritus (460-370 SM) untuk menyataka keberadaan partikel terkecil dari suatu materi yang tidak dapat dibagi lagi.
Seiring dengan perkembangan peralatan eksperimen maka setelah 2000 tahun berlalu, maka teori atom semakin berkembang. Pekembangan teori atom tersebut diantaranya:


Gambar 3.1
Democritus
Sumber : http://the-history-of-the-atom.wikispaces.com

1.      TEORI ATOM DEMOCRITUS
Sekitar 450 tahun sebelum Masehi ahli filsafat Yunani Demokirtus menyatakan bahwasanya atom merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi. (pendapat ini merupakan asli pendapat Demokritus dari pemikiran, bukan melalui percobaan).

2.    TEORI ATOM DALTON
Pada tahun 1808 seorang guru kimia dari Inggris John Dalton (1766-1844) mengajukan pemikiran tentang atom yang dikenal dengan istilah “model atom Dalton” dengan intisari sebagai berikut:
a)      Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.
b)      Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
c)      Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen.
Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar